Iman yang Berproses: Hidup Baru dalam Terang Kasih Tuhan

 

Foto RP. Vitalis Nggeal, CP

Iman yang Berproses: Hidup Baru dalam Terang Kasih Tuhan

 RENUNGAN HARIAN

Ketapang, 5 Juli 2025
Oleh: RP. Vitalis Nggeal, CP. 
Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang

Ketapang,Hari Sabtu, 5 Juli 2025, Gereja merayakan Sabtu Imam dan mengenang Santo Antonius Maria Zakaria, Pengaku Iman, dengan warna liturgi hijau. Bacaan Injil hari ini diambil dari Matius 9:14-17, mengajak umat merenungkan panggilan untuk memperbarui diri dan hidup dalam terang kasih Tuhan.

IMAN YANG BERPROSES

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Hidup iman kita bukanlah sesuatu yang langsung sempurna. Iman adalah proses panjang yang menuntut kerendahan hati, perjuangan, pertobatan terus-menerus, dan kesediaan untuk dibaharui oleh Tuhan setiap hari. Dalam Injil hari ini, Yesus berbicara tentang kantong anggur yang baru, menegaskan bahwa hidup baru dalam Tuhan menuntut kesiapan kita untuk meninggalkan cara lama dan masuk ke cara hidup yang baru bersama-Nya.

Terkadang kita merasa sudah cukup beriman hanya dengan rajin ke gereja atau berdoa, namun Injil hari ini mengingatkan kita: “Anggur yang baru tidak dapat disimpan dalam kantong kulit yang tua.” Artinya, rahmat dan kasih Tuhan yang baru hanya dapat kita terima jika kita siap memperbarui diri. Jika kita tetap keras hati, egois, mudah marah, menolak pengampunan, dan menolak untuk berubah, maka rahmat Tuhan sulit tinggal dalam hidup kita. Kita akan terus hidup dalam kegelapan dosa dan tidak dapat merasakan damai sejati.

Yesus mengajak kita untuk memiliki kantong baru, hati baru, cara pandang baru, dan semangat hidup baru. Dalam proses iman ini, kita diajak untuk selalu membuka hati pada firman-Nya, belajar rendah hati, sabar, dan percaya pada penyelenggaraan-Nya. Semua itu membutuhkan waktu dan pengorbanan, tetapi Tuhan sendirilah yang akan meneguhkan dan menyempurnakan iman kita.

Ingatlah, saudara-saudari terkasih, iman adalah perjalanan. Tuhan tidak menuntut kesempurnaan seketika, tetapi menginginkan kesediaan kita untuk terus melangkah maju bersama-Nya. Saat kita jatuh, Ia siap mengangkat. Saat kita lelah, Ia memberi kekuatan. Saat kita putus asa, Ia menyalakan pengharapan. Iman yang berproses adalah iman yang hidup dan tumbuh dalam terang kasih-Nya setiap hari.

DOA

Ya Tuhan Yesus Kristus,
Kami bersyukur atas firman-Mu hari ini yang mengingatkan kami untuk selalu memperbarui hidup kami. Ampunilah kami atas dosa dan kelemahan kami yang sering menahan langkah kami untuk hidup dalam terang-Mu.
Berilah kami hati yang lembut, hati yang baru, hati yang siap Engkau bentuk dan perbarui setiap saat. Tuntunlah kami agar tidak terpaku pada kebiasaan lama yang menjauhkan kami dari kasih-Mu, tetapi mampukan kami untuk berjalan dalam hidup yang baru bersama-Mu.
Ya Yesus, tuntunlah langkah kami agar iman kami semakin hari semakin bertumbuh, semakin kuat, dan semakin menyerupai Engkau.
Bunda Maria, Bunda Penolong Abadi, doakanlah kami agar kami mampu menjalani proses iman ini dengan setia, rendah hati, dan penuh pengharapan kepada Puteramu terkasih.
Santo Antonius Maria Zakaria, doakanlah kami, agar kami berani melayani Tuhan dengan hati yang dipenuhi kasih dan semangat pembaruan setiap hari.
Amin.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   5 Juli 2025 

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar