Perayaan Syukur Pesta Pelindung dan Ulang Tahun Ke-15 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang

 

Perayaan Syukur Pesta Pelindung dan Ulang Tahun Ke-15 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang

Ketapang, Minggu 31 Agustus 2025.Umat Katolik Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, bersatu dalam sukacita iman pada Minggu (31/8) dengan menggelar Perayaan Syukur Pesta Pelindung sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Ke-15 Paroki. Acara puncak perayaan berlangsung di Gedung Jerun Stoop, CP, mulai pukul 11.15 WIB hingga 13.15 WIB.

Perayaan syukur ini semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah imam, di antaranya RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, RP. Sepo Damianus, CP, RD. GM Lastsendy Pamungkas Winarta, RD. Fransiskus Suandi, serta RD. Agustinus Mujianto. Bertepatan dengan momentum pesta pelindung ini, umat juga bersyukur atas ulang tahun imamat RD. Agustinus Mujianto, Imam Diosesan Keuskupan Ketapang, yang turut memotong kue ulang tahun didampingi para imam dan anak-anak Sekolah Minggu.

Perayaan ini tidak hanya menjadi wujud syukur atas perjalanan 15 tahun Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, tetapi juga sebagai pengikat kebersamaan seluruh umat dalam semangat pelayanan, persaudaraan, dan cinta kasih Kristiani.Hadir Juga Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Ketua Bapak.Jeno Leo. Ketua II Bapak.Andreas Didik Eko Purwantoro.Serta DPP Inti.


















































































Tepat pukul 11.15 WIB, acara resmi dimulai. Rangkaian acara dibuka dengan menyanyi bersama. Paduan suara yang terdiri dari umat gabungan lingkungan memimpin seluruh hadirin untuk melantunkan lagu-lagu rohani penuh sukacita. Lagu pembuka yang dinyanyikan menggema memenuhi ruangan, menghadirkan suasana doa sekaligus kegembiraan.

Nyanyian itu bukan sekadar hiburan. Dalam tradisi Gereja, bernyanyi adalah doa yang dilantunkan dengan nada, sebuah cara memuji dan memuliakan Tuhan dengan suara hati dan suara umat yang bersatu. Setiap bait yang dinyanyikan menjadi tanda nyata bahwa umat hadir bukan hanya untuk berpartisipasi dalam acara sosial, melainkan juga untuk mengucap syukur dan mempersembahkan rasa terima kasih kepada Tuhan.

Sambutan dari Pastor Kepala

Setelah rangkaian nyanyian bersama, tibalah saat yang paling dinantikan, yaitu sambutan dari Pastor Kepala Paroki. Pada kesempatan ini, hanya RP. Vitalis Nggeal, CP, yang memberikan sambutan resmi. Dengan penuh keramahan, beliau berdiri di depan umat, tersenyum, dan menyampaikan kata-kata penuh makna.

Dalam sambutannya, RP. Vitalis mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang 15 tahun Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Beliau menekankan bahwa usia 15 tahun bukan sekadar angka, melainkan sebuah tonggak sejarah yang mencerminkan pertumbuhan iman, pelayanan, serta kebersamaan umat.

"Kita bersyukur, karena selama 15 tahun ini Paroki Santo Agustinus telah menjadi rumah iman yang hangat bagi kita semua. Perjalanan ini bukanlah tanpa tantangan, tetapi dengan rahmat Tuhan dan semangat kebersamaan, kita mampu melaluinya. Hari ini adalah hari sukacita, sekaligus hari permenungan: bagaimana kita sebagai umat bisa semakin bertumbuh dalam iman, semakin setia dalam pelayanan, dan semakin berbuah dalam kasih," ucap RP. Vitalis, yang disambut tepuk tangan meriah dari umat.

Beliau juga menegaskan bahwa perjalanan 15 tahun harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh ke masa depan. Ia mengajak umat agar tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi menjadikan momen ini sebagai inspirasi untuk terus bekerja sama, membangun Gereja, dan mewartakan Injil di tengah masyarakat.

"Kita diutus untuk menjadi terang dan garam dunia. Semoga Paroki Santo Agustinus terus menjadi berkat, bukan hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Tugas kita adalah menghadirkan wajah Kristus dalam setiap tindakan dan pelayanan kita," tambahnya.

Sambutan singkat namun penuh makna ini menghadirkan suasana hening sesaat. Umat yang mendengarkan terlihat mengangguk setuju, meresapi setiap kata yang diucapkan. Kata-kata RP. Vitalis tidak hanya menjadi ucapan syukur, tetapi juga pengingat tentang tanggung jawab iman yang harus dihidupi.

Pemotongan Kue Ulang Tahun

Setelah sambutan, acara berlanjut ke momen simbolis yang penuh sukacita: pemotongan kue ulang tahun ke-15 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Kue besar yang dihiasi indah dengan angka “15” di bagian atasnya dibawa ke depan ruangan.

Dengan senyum penuh kebahagiaan, RP. Vitalis Nggeal, CP, didampingi para imam yang hadir, berdiri di samping kue. Umat menyambut dengan tepuk tangan meriah, bahkan beberapa anak-anak bersorak gembira. Momen pemotongan kue ini menjadi puncak kebersamaan, sebuah tanda bahwa Paroki bukan hanya institusi, melainkan keluarga besar umat Allah yang merayakan kasih dan berkat-Nya.

Ketika pisau pertama kali memotong kue, umat serentak bernyanyi lagu ulang tahun dengan penuh semangat. Wajah-wajah bahagia terpancar, kamera-kamera umat sibuk mengabadikan momen, dan suasana menjadi penuh warna kegembiraan. Potongan pertama kue diberikan secara simbolis kepada para imam yang hadir, melambangkan persatuan antara gembala dan umat yang dipimpinnya.

Hidangan untuk Seluruh Umat

Selesai pemotongan kue, acara dilanjutkan dengan jamuan makan bersama. Panitia telah menyiapkan hidangan yang melimpah, mulai dari makanan utama, lauk-pauk, hingga buah-buahan segar. Hidangan ini tidak hanya disajikan di dalam gedung, tetapi juga tersedia di area luar di bawah tenda-tenda besar yang dipasang di halaman depan Gereja Paroki.

Makan bersama ini menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Umat duduk berkelompok, saling bercakap, berbagi cerita, dan menikmati hidangan dengan penuh keakraban. Anak-anak tampak gembira menikmati kue dan buah-buahan, remaja sibuk membantu melayani umat yang lebih tua, sementara para orang tua dengan ramah menyapa sesama umat dari lingkungan atau stasi lain.

Hidangan yang tersaji melimpah ruah menjadi simbol kasih Tuhan yang selalu mencukupi kebutuhan umat-Nya. Panitia dengan penuh semangat melayani setiap umat yang hadir tanpa terkecuali. Tidak ada perbedaan, semua dipersilakan menikmati hidangan sebagai tanda bahwa Gereja adalah rumah bersama yang terbuka bagi siapa saja.

Makna Iman dalam Perayaan

Di balik rangkaian acara yang sederhana, tersimpan makna iman yang mendalam. Menyanyi bersama adalah tanda persatuan hati umat dalam doa dan pujian. Sambutan Pastor Kepala adalah peneguhan iman agar umat semakin setia dan berkomitmen dalam pelayanan. Pemotongan kue menjadi simbol perjalanan panjang penuh syukur, sementara makan bersama melambangkan persekutuan kasih yang nyata di tengah umat.

Lima belas tahun bukanlah perjalanan singkat. Di dalamnya ada kisah perjuangan, doa, pengorbanan, dan kerja sama umat bersama para imam. Setiap langkah kecil yang dilakukan menjadi bagian dari mozaik besar perjalanan iman Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Perayaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa karya Tuhan selalu hadir, menyertai, dan membimbing umat dalam suka maupun duka.

Penutup

Rangkaian acara perayaan syukur Pesta Pelindung dan Ulang Tahun Ke-15 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang ditutup dengan doa bersama. Umat kemudian saling berpamitan dengan hati gembira, membawa pulang kenangan indah serta semangat baru untuk terus melayani.

Perayaan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti nyata bahwa Paroki Santo Agustinus Paya Kumang adalah rumah iman yang hidup, tumbuh, dan berkembang bersama umat. Dengan semangat Santo Agustinus, paroki ini diharapkan terus menjadi terang dan berkat bagi banyak orang di masa-masa mendatang.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   31  Agustus  2025

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar