Cinta Kasih sebagai Dasar Pelayanan: Misa Jumat Biasa Pekan VII Paskah dan Novena Roh Kudus Hari Kedelapan
Ketapang, 7 Juni 2025. Umat Katolik Paroki Santo Agustinus Paya Kumang kembali berkumpul dalam suasana syukur dan penghayatan iman pada Misa Jumat Biasa Pekan VII Paskah, yang juga menjadi momen hari kedelapan Novena Roh Kudus menjelang Hari Raya Pentakosta. Misa Kudus pada hari Jumat, 6 Juni 2025 ini dipimpin oleh RP. Vitalis Nggeal, CP, didampingi oleh Vikaris Paroki ex officio RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP.
Dengan warna liturgi putih, perayaan ini juga menjadi peringatan fakultatif Santo Norbertus, Uskup dan Pengaku Iman, serta Santo Filipus, Diakon dan Penginjil. Suasana misa menjadi semakin khusyuk dengan iringan koor dari Lingkungan Santo Yosef. Ibu Herklana Haini bertugas sebagai dirigen, sementara Ibu Margareta Nina mengiringi liturgi dengan alunan organ yang menenangkan. Lektor bacaan diwartakan oleh Lianny.
Dalam homilinya yang menyentuh hati, RP. Vitalis Nggeal, CP mengajak umat untuk merefleksikan kembali dasar utama dari setiap pelayanan: kasih. Mengambil inspirasi dari Injil Yohanes 21:15-19, ia menekankan pentingnya pertanyaan Yesus kepada Simon Petrus: "Simon anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini?"
“Kenapa kasih yang ditanyakan?” tanya RP. Vitalis. “Karena dalam iman Kristiani, kasih adalah inti dari segala pengetahuan dan pelayanan. Tanpa kasih, semua bentuk pelayanan akan menjadi hambar, berubah menjadi sekadar rutinitas belaka. Pelayanan tanpa kasih, cepat atau lambat akan kehilangan makna.”
Ia menekankan bahwa kasih harus menjadi motivasi utama dalam hidup rohani dan pelayanan. Dengan kasih, bahkan tindakan yang sederhana seperti mengepel gereja, membersihkan lingkungan, menjadi misdinar, atau melayani umat yang sederhana pun akan menjadi berkat yang besar. “Pelayanan tanpa kasih ibarat tubuh yang tidak berjiwa,” tegasnya.
RP. Vitalis juga mengingatkan umat akan cara Yesus melayani dengan kasih menyentuh orang kusta, menyembuhkan orang lumpuh, dan menjangkau yang terpinggirkan tanpa syarat dan dengan kelembutan hati. “Yesus bertanya berulang kali kepada Petrus agar kita juga terus mengingat: melayani itu harus dengan kasih, agar kita tidak mudah menyerah.”
Menutup homilinya, RP. Vitalis mengajak umat untuk merefleksikan kasih dalam kehidupan sehari-hari:
“Apakah saya, sebagai ibu, sudah mengasihi dengan tulus? Apakah saya, sebagai ayah, sudah melayani dengan kasih? Apakah saya, sebagai anak, sudah hidup dalam kasih kepada orang tua dan sesama?”
Di momen Novena Roh Kudus hari kedelapan ini, umat diajak untuk semakin memperdalam cinta kasih sebagai dasar iman dan pelayanan, serta saling mengasihi sebagaimana Kristus telah lebih dahulu mengasihi umat-Nya. Amin.
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 7 Juni 2025
0 comments:
Posting Komentar